Rabu, 08 Maret 2017

Harus Bangga dengan Identitas


KOTA Tape dan Kota Pensiun. Dua hal itulah yang menjadi identitas Bondowoso dan sudah tidak asing bagi masyarakat luas. Hal tersebut menurut Damba Sayyida Alam, bukannya harus menjadi sesuatu yang membuat minder, melainkan harus menjadi sebuah kebanggaan. "Harus bangga dengan identitas kota tape, kota pensiun. Karena belum tentu setiap daerah punya identitas," katanya.

Selasa, 07 Maret 2017

No Laut, No Promblem


DI SANA gunung di sini gunung, itulah Bondowoso. Tak salah kota ini, menjadi surganya para petualang meski tidak mempunyai wisata bahari.  Namun anehnya, kata Erfin Nur Perbawati, justru pasar ikn terbesar di Tapal Kuda ada di Bondowoso.

Selasa, 28 Februari 2017

Promosikan Buah Lokal


PEREMPUAN yang satu ini terlihat seperti wanita yang ogah bekerja keras. Ternyata benar melihat orang itu tidak hanya dari penampilan saja. Perlu lebih dalam mengenal agar tahu siapa dia sebenarnya.

Iddatul Milkha, begitu perempuan ini memiliki nama. Perempuan yang getol mempromosikn buah lokal ini terus mengembangkan usahanya. Usaha kuliner yang dia bangun sendiri itu murni berbahan dasar buah asli Lumajang.

Jumat, 17 Februari 2017

Cinta Fashion dan Alam


TERCATAT sebagai siswa SMAN Tamanan, tak membua Meidy Tri Asparingga setiap harinya berkutat sekolah rumah. Dia pun juga bergelut di beragam hobi dan mencoba mempertahankan anugerah yang ada di Bondowoso. Perempuan kelahiran Bondowoso 17 Mei 1998, punya hobi di bidang fashion dan broadcasting. Tak salah jika perhelatan fashion hijab sebelum lebaran di Monumen Gerbong Mau, dia pun ikut berjalan di atas karpet merah."Suka foto-foto, karena sempat ikut ekstrakulikuler broadcasting juga di SMA, katanya.

Kamis, 16 Februari 2017

Belajar itu Tak Mengenal Usia

HIDUP tak hanya butuh perjuangan,tapi juga butuh belajar.Inilah yang terus digelorakan oleh Megawati.Tak hanya belajar di Pendidikan formal tapi juga belajar di segala hal.Di usianya yang sudah tidak lagi muda,perempuan 38 tahun tersebut tak ada lelahnya untuk menempuh pendidikan.
Usai lulus SMAN Tenggarang 1997,Megawati langsung melanjutkan ke D3 Keseketaritan Fakultas Ekonomi Unej.Semangat menempuh pendidikan pun tak berhenti di D3,pada 2009 dia melanjutkan menempuh S1 dan S2 di STIE Mandala."S2 baru lulus tahun 2015 kemarin,namanya sekolah itu harus semangat.Ya kalau semua sudah siap ya lanjut ke S3,"ucapnya.

Mulai Kuasai Biola


    INGIN sesuatu yang beda. Itulah tujuan Lulus Uvi Cahyaningtyas belajar biola. Karena ibu dan kakaknya memiliki hobi bernyanyi, dia ingin memiliki

hobi lain. Akhirnya, saat ada ekstra kurikuler biola, dia pun memutuskan untuk mengikutinya.
    Sebelum terjun dan mendalami biola, dia membayangkan memgang biola itu sulit. Namun karena tertarik, dia berusaha sungguh-sungguh. akhirnya dia

bisa memainkan alat musik tersebut. "Saya memilih biola karena mama menyanyi, kakak penyanyi. Dan tidak ada yang bermain musik apalagi biola, karena itu

saya belajar biola," tutur dara  yang tinggal di Perum Villa Kembang Asri Blok G 18 Sukowiryo tersebut.

Selasa, 14 Februari 2017

Perempuan juga Perlu Ngopi


KOPI tak selalu identik dengan laki-laki. Perempuan juga tak ada larangan untuk meminum kopi. Apalagi di negara-negara maju, budaya ngopi dilakukan sebelum mengadakan rapat-rapat penting. Demikian disampaikan Ika Yulia, seorang guru Fisika yang juga menggeluti bisnis kopi.