Sabtu, 11 Februari 2017

Kenangan Asik di Catwalk


BAGI anggota Bhayangkari bernama lengkap bayu Puspita Sari, Catwalk bukanlah sesuatu yang menyeramkan. Hal itu nampak saat dirinya ditunjuk oleh istri Kapolres Bondowoso menjadi peragawati dadakan bebarapa waktu lalu. Tepatnya dio acara Hijabers On The Street tak ada rasa canggung atau demam panggung diraut mukanya.

Rupanya, rasa percaya diri di atas catwalk itu katrena pengalamanya menjadi duta jebbing Bondowoson 2010.



Tak Jemu Karena Profesi Sejalan dengan Hobi


Sehingga saat m,enjadi istri polisi dan mendapt tugas untuk menjadi model diasekan kembali pada kenangna lama. "Ilut ajang fashion itu hobi saya ditambah dulu ada pengalaman menjadi duta lebbing Bondowoso," tutur istri Brigadir faisal Amir tersebut.

Semenjak muda perempuan kelahiran 24 Februari 1991 ini mengaku sudah menggeluti dunia fashion masih m,engalir karena itu bhayangkari yang kesehariannya menjadi guru SDN Wonosuko 3 ini juga ditunjuk murid yang mau ikut fashion mulai cara berjalan hingga memilih busana, Ungkapnya.

Perempuan yang tinggal di Perum Villa mas Sumbersalam tenggerang ioni menuturkan salah satu yang membuatnya konsen mengeluti dunia fashion adalah rasa puas. Dia merasa dalam berbusana baik menjadi miodel atau perancang memiliki kepuasan tersendiri. Kepuasan tersendiri, kepuasan itu bersal dari adanya perbadsuan busana dan segi model serta perbaduan warnanya.

Puspita adalah orang yang suka menambah wawasan dengan melihat model lainya melakukan fashion show karena itu tidak heran banyak even yang sengja dikunjungi hanya untuk sekedar menambah wawasan "Apalagi model saat ini," tuturnya.

Untuk menambah refresi dia seringkali datang saat ada even fashion show di Bondowoso. Bahkan ketika dia harus ikut dia tidak menampilkannya. Sebab saat ini model fashion lebih befariasi sehingga tidak terlihat monoton. "Begitu jugahijab, banyak model yang bisa diterangkapkan begitu juga pilihan warnanya, jelasnya.

Dia bersukur bisa mendalami hobi berbarenagn denagn profesinya. Sebab ketika profesi betemu dengan hobi maka tidak akan membuat gampang jemu.

Baginya menjadi bhayangkari juga adalah jaln hidup yang asik. Sebab banyak kegiatan positif  didalamnya hanya saja sebagai bhayangkari harus sip ditinggal suami dalam kondisi apapun namun kegiatan positif seperti berkumpul-kumpul dengan bhayangkari lainnya membuat saya senang memnjani hidup ini," jelasnya.(hud/wah)

Sumber : Jawa Pos Radar Ijen 18 Juli 2016
Disalin Oleh (Rs)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar