Senin, 13 Februari 2017
Terbiasa Mandiri
MENJADI anak harus mandiri dan tak boleh menyerah jika tak ada orang tua di sisinya. Itulah ucapan Bripda Melianta Primacita melihat kondisi anak-anak sekarang yang terkesan serba instan dan manja.
Hal itu diungkapkan anggota Polwan Polsek Grujugan tersebut karena semasa kecilnya dia sudah mandiri dan tak tinggal bersama orang tuanya. Bahkan, hingga dewasa Melianta berjauhan dengan kedua orang tuanya. "Satu minggu sekali orang tua pulang, kerjanya di Jember," katanya.
Tinggal bersama nenek dan terkadang bersama tante serta saudara, membuat keadaanlah yang membuat Melianta semakin mandiri,
Menurutnya, olahraga adalah salah satu jalan sehat. Dimana ketika seseorang rajin berolahraga, maka akan meningkatkan derajat kesehatannya. Karena itu, dia sangat suka olahraga. Sedangkan olahraga sepeda, merupakan salah satu dari beberapa olahraga yang dia lakukan. "Saat di jogja, saya suka jogging di taman-taman atau di waduk," ungkapnya.
Perempuan kelahiran Bondowoso 9 Agustus 24 tahun silam ini menuturkan, karena hobinya di olahraga, di kampusnya dulu dia aktif di UKM Olahraga. Dia mendalami olahraga badminton. "Jika hanya untuk meningkatkan fisik dan menjaga kebugaran tubuh, saya rajin jogging," jelasnya.
Tahun ini, dia baru saja menyelesaikan studi S1 di Jurusan Ekonomi YKPN Yogyakarta,dia memutuskan untuk tinggal di rumah. Namun tidak jarang perempuan yang akrab disapa Yuyun ini bolak-balik ke Yogyakarta.
Biasanya, Yuyun harus kembali ke Yogyakarta karena aktivitasnya di Forum Komunikasi Mahasiswa Bondowoso Yogyakarta (FKMBY). Karena beberapa even, mengharuskannya untuk kembalike jogja. Sehingga Yuyun sengaja masih memiliki kos di sekitar kampusnya sana.
Menurutnya, banyak manfaat ketika seseorang mengikuti organisasi. Seperti saat dirinya awal kali masuk kuliah, karena diperantauan, tidak ada sanak saudara. Namun karena ikut organisasi, dia mendapat teman curhat. "Organisasi itu juga menambah wawasan dan bisa menambah saudara," tegasnya.
Selain berorganisasi, Yuyun merupakan merupakan salah seorang perempuan yang hobi travelling. Karena itu, tidak jarang dia mengunjungi tempat wisata di berbagai daerah. Seperti saat pulang, beberapa wisata di Bondowoso maupun di daerah tetangga di rasakn. "Saya baru saja dari Probolinggo, di BJBR," akunya.
Jalan-jalan yang dilakukannya itu, kata dia adalah karena sempat. Sebab sempat adalah salah satu hal yang sangat berharga. Ketika seseorang sudah menginjak usia kerja, maka sempat itu menjadi mahal. Karena itu, selagi sempat dia ingin merasakan nikmatnya pemandangan alam di berbagai daerah. "Jalan-jalan itu asik, tentunya bisa membuat awet muda," jelas anak kedua dari pasangan Sumarsono dan Sunarti itu.
Setelah ini, dia ingin bekerja sesuai dengan spesifikasi keilmuannya, yakni di ekonomi. Entah itu nantinya bekerja dimana, dia masih berusaha. Sembari memasukkan lamaran, dia juga mengimbangi dengan doa. Harapannya, Tuhan memberikan pekerjaan yang terbaik untuknya. (hud/wah)
Sumber : Jawa Pos Radar Ijen, 20 Juli 2016
ditulis kembali oleh : (er)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar