Senin, 06 Februari 2017
Puasa Itu Sehat
BULAN Ramadhan yang datang sekali dalam setahun, menjadi sesuatu yang ditunggu-tunggu Najwa Wahyuni. Sebab dengan puasa, organ manusia bisa diistirahatkan. Puasa baginya, tidak lantas mengesampingkan aktivitas sehari-hari. Salah satu kuncinya adalah pemenuhan nutrisi saat malam hari.
Itulah yang dilakukan perempuan yang tinggal di Jalan Pelita Tamansari, Bondowoso. Salah satu pemenuhan nutrisi itu adalah buah-buahan. Sebagai penyemangat, dia terbiasa berbukan dengan yang hangat.
Tak Ada Alasan untuk Malas
Sehingga kondisi badan tetap segar untuk melakukan aktivitas malam hari, baik ibadah maupun aktivitas lainnya. "Buka dengan yang segar-segar, kalu saya pasti dengan buah dulu," tutur perempuan yang ahli desain ini.
Menurutnya, puasa itu merupakan obat dari segala penyakit. Sebab dengan berpuasa, seluruh organ bisa istirahat. Saat istirahat itu, organ bisa berhenti sejenak dan untuki memperbaiki diri. "Alat pencernaan ibarat mesin yang terus bekerja menerus, mesin itu akan awet jika sekali-kali di berhentikan sejenak," tuturnya.
Walau berpuasa, bagi Najwa tidak ada alasan untuk bermalas-malasan. Aktivitas sehari-hari seperti sebelum puasa, masih dikerjakan sengan maksimal. Seperti hanya membuat desain baju. Sebab hal itu sudah menjadi kebiasaannya sejak kecil.
Dalam hal pakaian, perempuan yang sudah dikaruniain empat orang anak selalu menyuguhkan hal yang berbeda. Perempuan asal Malang yang kini tinggal di Jalan Pelita, Tamansari, Bondowoso ini merupakan orang yang sangat suka fashion. Dalam kegiatan apapun, gaya berpakaiannya pasti unik. "Sejak dari kecil saya sudah suka fashion," tuturnya.
Gaya berbeda yang timbul dalam gaya pakaian itu, merupakan hasil pemikirannya sendiri. Menariknya, bakat itu bukan timbul dari sekolah atau kuliah, melainkan karena otodidak. "belajar otodidak, kuncinya berani berbeda dan mengikuti perkembangan fashion saat ini," ungkap perempuan yang sudah 15 tahun hijrah ke Bondowoso ini.
Karena keahliannya itu, tak heran jika saat ini dia menjadi desainer. Bahkan di rumahnnya, ada butik kecil-kecilan. Rupanya, bakat itu tumbuh sejak masih kecil. Saat kecil dahulu, perempuan yang akrab disapa Najwa ini, suka ikut lomba Fashion. Dari situ, dia akhirnya suka otak-atik baju. (hud/wah)
Sumber : Jawa Pos - Radar Ijen 16 Juni 2016
Ditulis kembali oleh : nbl
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar